5 Alasan Penting Untuk Tidak Memaksakan Jurusan Pada Anak

0
22

5 Alasan Penting Untuk Tidak Memaksakan Jurusan Pada Anak

Pendidikan merupakan satu elemen penting dalam kehidupan. Setiap manusia membutuhkan pendidikan dalam hiduonya. Banyak fungsi pendidikan dalam diri manusia, salah satunya yaitu sebagai bekal kehidupan. Nah, untuk para orang tua, sebaiknya jangan memaksakan pendidikan atau jurusan pendidikan kepada anak. Berikut ini alasannya.

1. Anak punya minat dan bakat sendiri

Orang tua mana yang tidak ingin anaknya berhasil? Tentu semua orang tua menginginkan hal tersebut. Namun, ingatlah bahwa setiap anak mempunyai sisi minat dan bakatnya sendiri. Biarkan anak memilih sendiri atau kamu, sebagai orang tua, bisa memberikannya pendapat, bukan memaksakan kehendakmu pada anak.

2. Ada kemungkinan kalau anak memilih untuk berhenti menyelesaikan pendidikan

Berdasarkan penelitian, banyak anak yang tidak bersemangat dengan pendidikan atau jurusan pilihan orang tuanya. Kebanyakan dari mereka malah berhenti di tengah jalan. Tentunya banyak alasan yang menyertainya, seperti mereka lelah dengan sesuatu yang tidak sesuai dengan passion mereka atau bosan dengan hal yang itu-itu saja dan bukan pilihannya.

3. Kemungkinan hubungan orangtua dan anak memburuk

Anak yang dipaksakan tentunya akan semakin membenci pilihan tersebut dan orang yang memaksakannya, dalam hal ini orang tua. Jika kamu memang ingin anakmu masuk jurusan tersebut, bicarakan baik-baik dengannya, bukan memaksa.

4. Anak tidak berkesempatan untuk meraih impian

Setiap anak mempunyai mimpi dalam dirinya. Oleh karena itu, sebagai orang tua kita hanya perlu memfasilitasi dan mendukungnya. Jangan memaksakan sesuatu yang bahkan anak pun tidak menyukainya. Ingat bahwa impian anak pasti berbeda-beda. Impian anak kita tentu tidak sama dengan impian anak tetangga, bukan?

5. Beri kesempatan kepada anak untuk bertanggung jawab atas pilihannya sendiri

Nah, ini urusan yang terakhir. Setelah kamu berhasil meyakinkan anakmu dan dia tetap pada pendiriannya, cukup dukung dia dari belakang. Biarkan ia bertanggung jawab dengan diri dan pilihannya sendiri. Hal ini dikarenakan kamu sudah memberikan beberapa nasihat kepadanya. Namun, jangan menganggap bahwa orang tua akan selalu tau segalanya, justru kita bisa saling belajar satu sama lain, tak terkecuali dengan anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here