5 Fakta dan Sejarah Pohon Natal

0
49

5 Fakta dan Sejarah Pohon Natal

Dua hari lagi Natal akan tiba. Bagi kamu yang sudah menyiapkan segalanya untuk hari istimewa ini, pasti kamu membeli beberapa pohon Natal, kan? Nah, tahukah kamu bahwa sejarah pohon Natal begitu panjang dan berliku. Simak ulasannya berikut ini.

1. Telah ada sejak ribuan tahun lalu

Tidak dapat dipastikan kapan pohon cemara digunakan sebagai pohon Natal. Namun, yang pasti beberapa aliran keagamaan telah menggunakannya, salah satunya aliran paganisme. Mereka menggunakannya sebagai pemujaan kepada dewa kemakmuran. Jadi, pohon ini telah digunakan sejak ribuan tahun lalu.

2. Kota pertama yang gunakan pohon Natal

Masih banyak simpang siur mengenai kota mana yang menggunakan pohon Natal pertama kali. Namun, sejauh ini Tallinn dan Riga (ibukota negara Estonia dan Latvia) mengklaim bahwa merekalah yang menggunakannya pertama kali. Bahkan disana dipasang plakat yang menandakan bahwa mereke adalah pelopor penggunaan pohon Natal pertama, yaitu Tallinn (1441) dan Riga (1510).

3. Cerita St. Boniface dan berpindahnya penganut pagan menjadi kristiani

Seperti sejarah-sejarah lain, banyak orang yang menceritakan bagaimana pohon Natal bisa menjadi pohon hari besar keagamaan. Salah satu yang dipercaya yaitu cerita tentang St. Boniface yang berkelana dari Inggris ke Jerman dan bertemu beberapa penganut paganisme. Dia menebang pohon tersebut dan memberi peringatan bahwa biarpun pohon itu ditebang akan tetap tumbuh dan menjadikan para penganut pagan menjadi umat kristiani hingga kini.

4. Sosok awal pencetus hiasan pohon Natal di rumah

Nah, siapa sosok pencetus pohon Natal sebagai hiasan rumah? Dialah Martin Luther. Dia adalah seorang tokoh reformasi gereja abad ke-16. Katanya, dulu ia sedang berjalan di hutan dan menemukan sebuah pohon yang bersinar. Dia lalu menebangnya dan membawa ke rumah dan katanya dia menjadi ingat Yesus saat melihat pohon itu.

5. Makin modern pada abad ke-19

Seiring berjalannya waktu, pohon Natal yang hanya sekedar pohon berubah menjadi banyak hiasannya. Hal ini dimulai sejak zaman Ratu Victoria di Inggris, dimana ia menghias pohon Natal kerajaan menjadi berwarna-warni dan penuh dengan permen dan makanan lain. Para warga yang melihatnya juga ingin memiliki pohon Natal yang mirip dengan punya keluarga kerajaan. Sejak itulah pohon Natal menjadi indah dan berwarna-warni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here