5 Sekte di Dunia yang Berakhir dalam Tragedi Naas

0
80

5 Sekte di Dunia yang Berakhir dalam Tragedi Naas

Sekte adalah sebuah perkumpulan yang mengatasnamakan agama namun melakukan hal-hal yang diluar agama, seperti menyiksa dan memaksa orang lain. Hal inilah yang menyebabkan sebuah sekte sering memakan korban jiwa, seperti sekte-sekte berikut:

1. Sekte Davidians

Sekte ini ada pada tahu 1980-an dan dipimpin oleh David Koresh. Mereka banyak melakukan kekerasan terhadap anak-anak, melakukan pemujaan dan menyimpan stok senjata tajam di tempat yang mereka sebut sebagai gereja. Pada saat FBI ingin menangkap mereka pada tahun 1993, mereka malah membakar tempat tersebut dan melakukan bunuh diri dengan membiarkan tubuh mereka dilalap api.

2. The Order of the Solar Temple

Ini adalah sekte sesat pada tahun 1980an dan dipimpin oleh Joseph De Mambro. Sama seperti Davidian, mereka menganggap bahwa kiamat akan segera tiba dan harus meninggalkan dunia. Para anggotanya melakukan bunuh diri dengan cara dibius dan ditembak lalu membentuk sebuah lingkaran sambil menyatukan kaki-kaki mereka. Mayat-mayat yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan sambil memakai jubah.

3. Heaven’s Gate

Sekte konyol ini berdiri pada tahun 1970-an oleh Marshall Applewhite dan Bonnie Nettles. Bagaimana tidak konyol? Mereka menganggap bahwa manusia harus segera mengikuti pesawat luar angkasa saat komet Hale-Bopp ada. Alhasil mereka menginggal dengan mengenaskan dan mengenakan pakaian yang sama juga selimut ungu yang sama.

4. Sekte The Fall Rivers

Carl Drew, seorang mucikari mendirikan sekte aneh ini di Massachusetts pada tahun 1970-an. Dia melakukan ritual dengan mengorbankan para pekerja seksnya, dari mulai dipukuli sampai disiksa sampai meninggal. Setelah polisi mengetahuinya, dia ditangkap dan diberi hukuman seumur hidup.

5. Jonestown

Nah, ini dia sekte sesat yang paling terkenal. Disebut juga sebagai The People’s Temple, Jim Jones mendirikan sekte ini pada tahun 1950-an. Karena menghadapi tuduhan pelecehan, dia lalu memindahkan markas mereka di Guyana. Namun, karena anggota kongres AS bernama Leo Ryan pergi kesana dan ingin meliput mereka, Jones menjadi berang dan menyuruh pengikutnya meminum sianida yang telah dilarutkan dalam air jus sekaligus membunuh Leo Ryan. Akhirnya sekitar 900 orang ditemukan tewas, yang lebih mirisnya lagi 1/3 dari mereka merupakan anak-anak yang masih polos.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here